Atonement
 
Average user rating    (1 vote)
Views 201    

atonementTahun 1935, penulis cilik Briony Tallis (Saoirse Ronan) dan keluarganya yang kaya raya tinggal di rumah mewah mereka. Suatu hari, imajinasi Briony meluas. Robbie Turner (James McAvoy), pria terpelajar putra dari pengurus rumah mereka jatuh cinta kepada kakak Briony yang keras kepala, Cecilia (Keira Knightley). Robbie berharap, Cecilia pun mencintainya; Briony – yang jatuh cinta pada Robbie – ikut campur terlalu dalam hingga menuduh Robbie melakukan tindak kriminal yang tidak ia lakukan. Cecilia dan Robbie tetap saling mencintai meskipun Robbie ditahan – dengan Briony memberikan bukti-bukti palsu, mengakibatkan hidup mereka bertiga berubah selamanya Briony terus mencari pengampunan atas kejahatan masa kecilnya. Dengan keberaniannya, ia mencoba mendapatkan pengampunan dosa dan memahami makna cinta sejati sesungguhnya Diangkat dari novel karya Ian McEwan.

Pemain: keira knightley, james mcavoy, saoirse ronan, vanessa redgrave, romola garai

Sutradara: Joe wright

Showtime: 21cineplex


Published in : Movies, Archives
Quote this article in website Print Send to friend Related articles

Users' Comments (3) RSS feed comment
Posted by Henry Wicaksono, on 25-10-2008 03:10, , Guest
1. Magnificent, Best Love Story Movie Ever
Sdh tdk terhitung berapa kali q liat film ini. Film ini memang diadaptasi dari novel Ian McEwan & digarap oleh sutradara muda Joe Wright. Film ini memang bukan sekedar mengadaptasi dari novelnya, tapi benar-benar dibuat dgn teknik, visual, dan cinematografi yg luar biasa. Penggambaran karakter tiap tokoh mampu dibawakan dengan sgt nyaris sempurna oleh 3 pemain utamanya (Saoirse Ronan, Keira Knightley, dan James Mcavoy). Karakter Briony (Saoirse Ronan) menjadi pusat cerita dlm film ini. Sifat kekanakan masa kecil berupa rasa ingin tahu & kecemburuan yg tak beralasan membuat hubungan antara Cecilia (Knightley) dan Robbie (Mcavoy) menjadi terpisah. Cerita memang tdk terlalu berat, tapi teknik pengemasan dan alur yg ditampilkan benar-benar menyempurnakan kesederhanaan cerita tsb. Hampir semua adegan juga ditampilkan secara maksimal, contohnya sesaat setelah Robbie menitipkan ke Briony surat cintanya utk Cecilia, ada flashback dimana surat tsb bukanlah surat yg seharusnya ia serahkan. Begitu pula dgn adegan saat Briony memergoki percintaan Robbie dan Cecilia di ruang baca yg dibuat dengan sedikit seni dan bergaya klasik. Adegan menyentuh lainnya dapat dilihat saat hendak pemulangan semua tentara Inggris di Dunkirk yg ditampilkan secara melankolis & mampu membuat kita trenyuh akan tertekannya para tentara Inggris yg sdh selesai bertugas di Prancis dan hendak menunggu penjemputan. Ada yg menembaki kuda, bersorak gembira di atas tiang kapal usang, berpaduan suara menyanyikan lagu nasional, ada pula yg hanya berdiam diri sambil memperhatikan tingkah laku kawan-kawannya itu sambil menunggu secercah jelas harapan akan nasib mereka nanti. 
Dan adegan interview Briony tua di sebuah acara merupakan adegan yg paling membuat syok karena lewat percakapan itulah tergambar secara gamblang dan benar akan nasib setiap tokoh dalam film ini yg sebelumnya memang sudah diceritakan dgn jelas endingnya tetapi ternyata...... 
Yah,,Anda tdk bs menentukan ending film ini sampai anda benar-benar menyaksikannya dgn serius hingga menit-menit terakhir dan pada saat itu anda akan benar-benar menyadari makna dari judul film ini (Atonement). 
Satu hal lagi kekuatan dari film ini yaitu soundtrack atau musik pengiringnya. Dari 7 nominasi piala Oscar yg diperoleh, hanya 1 yg dimenangkan oleh film ini yaitu Original Score alias soundtraknya. Tdk ada yg pernah mengira jika suara mesin ketik mampu menjadi bagian unsur sempurna dalam perpaduan musiknya, begitu pula musik-musik lainnya dalam beberapa adegan yg benar-benar menjadikan setiap adegan lebih bermakna. 
Ya, Atonement is really best love story movie ever made so far. And it's really beautiful, powerfull, magnificent, and ....tragic.
 
» Report this comment to administrator
» Reply to this comment...

Posted by andie, on 26-09-2008 01:50, , Guest
2. for James Mcavoy in Outthere
Hello,I am from Indonesian..... 
I relly Like A actor,Name's James Mcavoy But I have'nt a Atonement movie. 
i ever hunting a dvd but no one for sell. 
ow,Wanted,Becoming jane is The best movie in the world for me. 
:grin
 
» Report this comment to administrator
» Reply to this comment...

Posted by LiF, on 16-04-2008 23:53, , Registered
3. LiF Review: Atonement
Atonement, film yang cukup sukses pada BAFTA awards 2007 lalu, akhirnya aku tonton juga. Cerita dimulai tentang Briony Tallis, seorang anak perempuan 13 tahun yang berbakat menulis. Ia yang masih kecil dan belum begitu paham antara benar dan salah telah merusak jalan hidup kakak perempuannya, Cecilia (Keira Knightley) dan kekasih kakaknya, Robbie (James McAvoy), yang seharusnya bisa bahagia menjadi tragis. Briony menuduh Robbie sebagai pemerkosa sepupunya. Tuduhan yang datang akibat keluguan bercampur emosi dari anak berumur 13 tahun yang belum mengerti apa-apa. Tapi semua orang percaya dan Robbie akhirnya dipenjara. Selain ibu Robbie, hanya Cecilia yang percaya bahwa Robbie tak bersalah, sejak itu hubungan Cecilia dengan Briony memburuk.  
 
Nasib Robbie yang seharusnya punya masa depan cemerlang, akhirnya malah dipenjara. Kemudian ia ditawarkan menjadi tentara kelas bawah atau tetap dipenjara. Robbie memilih jadi tentara. Cecilia dilain pihak menjadi perawat. Mereka bertemu sebelum Robbie berangkat kemedan perang. Mereka sepakat untuk menikah jika perang berakhir. 
 
Begitu tumbuh remaja dan mulai paham bahwa ia telah membuat kesalahan fatal, Briony akhirnya melakukan suatu permohonan ampun, bukan pada Cecilia dan Robbie, karena ia tak berani menampakkan muka pada mereka, tapi sebuah penembusan dosa dengan cara membuang cita-citanya masuk universitas Cambridge dan menjadi perawat tentara. Mungkin ini caranya untuk minta maaf pada Robbie yang juga tentara. Kemudian untuk kakaknya, Briony menulis novel biography tentang Cecilia dan Robbie dengan happy ending. 
 
Atonement diangkat dari novel karya Ian McEwan, yang merupakan sebuah novel yang sangat unik. Novel tersebut mengusung pola cerita novel dalam novel. Cerita bertimpal balik antara novel yang ditulis Ian McEwan dengan novel yang ditulis oleh karakter didalam novelnya tersebut. Membingungkan? Tidak, malah sangat menarik. Novel ini bahkan dianggap kritikus sebagai satu dari sedikit novel terbaik yang pernah ada.  
 
Itu novelnya tapi bagaimana dengan filmnya yang disutradarai oleh Joe Wright? Pola novel-dalam-novel merupakan suatu hal yang sulit untuk ditransfer ke film. Penyutradaraan Joe Wright cukup menarik dan visualisasinya sangat eye catching. Tapi pada storytelling sangat terlihat ia kesulitan memasukkan pola novel-dalam-novel kefilmnya. Hasilnya membuat cerita difilm menjadi lemah. Aku tak baca novelnya, hanya baca synopsis dan catatan tentang novelnya diwikipedia, tapi dengan begitu aku jadi ngerti potensi kekuatan cerita dinovel dan apa yang kurang pada filmnya. Overall, Atonement merupakan film yang cukup menarik namun gagal dalam menggali potensi penuh novel yang diadaptasi film ini.
 
» Report this comment to administrator
» Reply to this comment...

Add your comment



mXcomment 1.0.6 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >