Dr.Horton Hears a who
 
Average user rating    (1 vote)
Views 276    

dr.hortonIni adaptasi lainnya dari karya Dr. Seuss setelah The Grinch dan The Cat in the Hat. Seekor gajah bernama Horton (Jim Carrey) mendengar teriakan minta tolong, padahal teriakan tersebut berasal dari sebuah debu kecil yang masuk ke telinganya. Dengan tekad kuat, Horton langsung berkeinginan untuk menyelamatkan siapapun atau apapun yang ada dalam debu tersebut. Tak ayal lagi komunitasnya menganggap Horton sudah tak waras lagi.

Pemain: Jim Carrey, Steve Carell

Sutradara: Jimmy Hayward, Steve Martino

Showtime: 21cineplex, blitzmegaplex


Published in : Movies, Archives
Quote this article in website Print Send to friend Related articles

Users' Comments (1) RSS feed comment
Posted by LiF, on 07-04-2008 01:11, , Registered
1. Jim Carey is Horton!
Blue Sky Studio, yang dikenal lewat film animasi Ice Age, kembali menghasilkan sebuah animasi feature length berjudul Horton Hears a Who!, yang diadaptasi dari buku karya seorang kartunis legendaris, Dr. Seuss. Horton Hears a Who! adalah animasi 3D yang menurutku sangat improved dibanding yang lain. Bahkan animasi dari studio Pixar sekalipun. Kualitas animasi karakternya surprisingly good, keren, hebat, sejauh ini yang terbaik. Berlebihan? Jelas tidak. Karakter animasi film Horton sangat bagus dan jauh dari kesan kaku, kesan yang menjadi momok bagi para animator karakter 3D.  
 
Animasi karakter yang bagus ini juga disempurnakan oleh Jim Carey, yang mengisi suara Horton. Penjiwaannya sebagai Horton, gajah yang besar, lucu, clumsy, dan suka berkhayal, sangat solid. Bisa dibilang karakter Horton ini memang untuk Jim Carey. Bisa dibilang juga Jim Carey kini adalah voice actor terbaik untuk film animasi selain Mike Myers dan Eddie Murphy.  
 
Steve Carell, sang bintang komedi yang tengah naik daun, juga ikutan ambil bagian. Ia memerankan karakter walikota Whoville. Sayangnya ia kesulitan mengimbangi performa Jim Carey yang fit banget. Memang sih karakternya tak se”menyenangkan” Horton. Namun setiap adegan tentang Whoville dan walikotanya, sangat membosankan, tak menarik, bahkan sok lucu. Jadinya membuat film ini tak balanced. Tentu saja Steve Carell tak bisa dijadikan satu-satunya biang kerok. Filmmaker juga berandil gagalnya mereka membuat Whoville menjadi sebuah dunia yang menarik. Dunia Whoville bagiku terlalu tipikal dunia animasi yang menggunakan formula itu-itu saja. 
 
Dua tahun terakahir film animasi 3D mulai menjamur. Namun sangat banyak yang berkualitas buruk. Over the Hedge, Barnyard, Bee Movie dll, adalah contoh yang termasuk dalam daftar forgettable. Horton sama seperti Ice Age (yang pertama bukan yang sekuel), berhasil menyajikan sebuah tontonan animasi yang lucu dan menyegarkan. Semuanya berkat kerja keras para karakter animatornya dan tentu saja juga berkat Jim Carey. Sebuah bukti bahwa Jim Carey harusnya melupakan ambisinya menjadi aktor watak dan mulai terlibat lebih banyak dalam produksi film-film animasi. 
 
Overall, Horton Hear a Who! merupakan sebuah feature length animation yang menghibur. Setidaknya saat nonton aku cukup puas tertawa geli melihat tingkah laku Horton. Desain para karakternya sangat lucu dan cute. Animasi karakternya, seperti aku utarakan diatas, sangat baik, sama baiknya dengan karakter animasi sel tradisional Disney jadul. Namun patut disayangkan hanya Jim Carey sebagai Horton yang bagus disini, sehingga hampir semua scene tanpa Horton jadi sangat membosankan.
 
» Report this comment to administrator
» Reply to this comment...

Add your comment



mXcomment 1.0.6 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >