Home
News & Gossip
Movies
Now Playing
Coming Soon
Archives
Community
Groups
Forums
Wallpapers
Showtimes
21 Cineplex
Blitz Megaplex
My Profile
Remember me
Forgot Password?
Register
Popular Groups
Hollywood Movie Fans Club
(Open)
NBA Lovers
(Open)
Psycho/ Detective/ Criminal Film or TV Series
(Open)
Top Posts
Fitur Groups
Reply #18 by
dod_di
141 days ago
@ 21:38:31
Wanna say Hi to everyb...
Reply #43 by
josk
168 days ago
@ 05:18:21
Kenapa film yang gw ma...
Reply #5 by
josk
168 days ago
@ 05:17:53
The Chronicles of Nari...
Reply #18 by
josk
168 days ago
@ 05:12:54
Artis & Aktor Film...
Reply #6 by
josk
187 days ago
@ 17:16:29
LiF Profile Page
Forum Ranking
Fresh Boarder
Total Posts
6
Hits
557
Online Status
OFFLINE
Member Since
30-01-2008 02:29:00
Last Online
21-07-2008 09:18:19
Last Updated
12-03-2008 00:07:29
Connections
0
Avg Profile Rating
About Me
Gender:
Pria
Ulang Tahun:
21-02-1981
Lokasi:
Pekanbaru
Website:
fahrylif.multiply.com/
My Connections
This user has no current connections.
My Groups
MovieQQ Group Membership
LiF is member of 1 one group
Groupname
Category
Group Owner
Members
Info
Action
Marvel
(Open)
Movies
senpriw
9
You are member of this group
View Group
My Movies
Film Favorit:
Sword of Doom (1966)
My Testimonials
This user currently doesn't have any posts.
My Comments
Total number of comments:
15
Title article:
Iron Man
Date:
2008-05-02 02:52:54
Level:
comment
I'm Iron man!
Waktu nonton Transformers aku sangat menikmatinya karena tak mempedulikan promo film. Sama dengan Iron Man, promonya juga tak aku pusingkan. Hanya 1 trailer saja yang aku liat akhir tahun lalu. Bener saja dengan begini kenikmatan menonton jadi lebih pol, kerena semua scenes jadi sangat fresh.
Iron Man bercerita seputar Tony Stark (Robert Downey Jr.) seorang industrialist sukses dalam bisnis senjata berteknologi canggih. Pada dasarnya dia punya segalanya, uang, kekuasaan, villa exotis yang full teknologi, otak jenius, dikelilingi cewek cantik dan sebagainya. Ia pun menjadi tak peduli, egois, sombong dan menyebalkan. An asshole sejatilah.
Disutradarai oleh Jon Favreau (Elf, Zathura), Iron Man tergolong film based on comic yang berhasil. Cerita simple namun efektif. Spesial efek cukup believable, meski tak begitu megah karena film ini lebih menonjolkan kekuatan cerita. Pengembangan karakter tak bertele-tele alias langsung to the point. Dialog cukup banyak yang lucu. Bahkan menurutku unsur komedinya cukup kental. Terutama bagi karakter Jim Rhodes (Terrence Howard). Perhatikan saja scene waktu di jet pribadi Tony, pasti ngerti yang ku maksud.
Robert Downey Jr. sangat pas untuk sosok Tony Stark. Sejak awal lihat berita dia jadi Tony aku dah berfirasat baik sama ni orang. Dan benar saja dia betul-betul in dengan karakteristik Tony Stark. Bisa dibilang kini Downey identik dengan Tony Stark sebagaimana Hugh Jackman dengan Wolverine atau Bruce Campbell dengan Ash. Performance brilliant Downey ini membuat aktor lainnya seperti Jeff Bridges dan Gwyneth Paltrow tenggelam. Hanya mungkin Terrence Howard yang sedikit ter-highlight, itupun karena karakternya yang bertugas sebagai comic-relief.
Struktur cerita Iron Man agak mirip dengan Batman Begins. Bedanya Iron Man lebih sederhana namun efektif. Ada sedikit plot hole sih, tapi aku tak peduli. Bagi yang tak suka film Spider-Man karena karakter developmentnya yang bertele-tele atau film Superman Returns yang endingnya yang gak abis-abis, pada Iron Man hal tersebut tak akan ditemui. Pokoknya film ini ceritanya to the point banget lah. Gak ada macam-macam, less is more. Satu-satunya komplainku terletak pada posternya yang jelek-jelek. heheh Overall, Puas!
Btw, kalau nonton jangan lupa tunggu sampai end credits habis, ada extra scene yang bikin aku hampir teriak. Whooaaaa…!
Title article:
Street King
Date:
2008-05-02 02:46:35
Level:
comment
Training day yang gagal
nonton film beginian jadi ingat training day. Tapi plotnya to good to be true dan ga realistis. Keanu datar bgt. Forrest aja yg asyik disini, ga ada dia ni film aku kasi 1 bintang.
Satu2nya hal yg keren cuman mobil black EVO X yg gahar bgt.
Title article:
Kun FayaKuun
Date:
2008-04-19 22:10:58
Level:
comment
Maha Kasih: The Movie
Akhirnya film full religi datang ditengah-tengah jajahan film horror dan film kompor (komedi porno). Ga kebayang waktu kemarin nonton sebelum film mulai pihak 21 memutar trailer film ML yang sangat vulgar. Ini pelecehan bagi penonton yang ingin nonton Kun Fayakuun yg kebanyakkan tentunya lg mood 'baik'. Apalgi waktu itu aku lihat ada banyak ibu-ibu yang nonton. 21 harusnya sadar jika mereka sudah kurang ajar.
Oke kembali ke film, terus terang film ini sangat sulit direview. Sulit karena aku suka dengan pesannya, tapi ga suka dengan penyutradaraannya yang dibawah rata-rata. Sutradara takut untuk bereksplorasi sehingga hanya menampilkan arahan yang standar sinetron banget. Jika mereka tak berani mengeksplorasi film ini lebih dalam dari segi sinematiknya, kenapa juga bikin film mending bikin ftv saja.
Soal cerita tak perlu diragukan lagi. Pesan yang disampaikan Ust.Yusuf Mansur sangat singkat padat dan gampang dicerna. Agus Kuncoro main bagus tapi Desi Ratnasari tampil menjijikkan. Heheh saya memang tak pernah suka ma ni aktris. Overall, meski banyak minus pada segi teknis tapi pesannya kuat dan menggugah, sangat layak tonton.
Title article:
Chaos
Date:
2008-04-17 07:01:22
Level:
comment
Film lama
Lha ini bukannya film lama. klo ga salah dah beredar sejak 2006??? heheh aku ingat nonton ini setelah nonton Inside man-nya Spike Lee.
Btw, ni film jeleknya minta ampun. Maksudnya pengen jadi film yang smart dengan twist yang ga ketebak, hasilnya malah 'sakit hati' nontonnya. Cerita, acting, directing, dll busuk semua.
Dah gitu aja....
Title article:
Atonement
Date:
2008-04-17 06:53:14
Level:
comment
LiF Review: Atonement
Atonement, film yang cukup sukses pada BAFTA awards 2007 lalu, akhirnya aku tonton juga. Cerita dimulai tentang Briony Tallis, seorang anak perempuan 13 tahun yang berbakat menulis. Ia yang masih kecil dan belum begitu paham antara benar dan salah telah merusak jalan hidup kakak perempuannya, Cecilia (Keira Knightley) dan kekasih kakaknya, Robbie (James McAvoy), yang seharusnya bisa bahagia menjadi tragis. Briony menuduh Robbie sebagai pemerkosa sepupunya. Tuduhan yang datang akibat keluguan bercampur emosi dari anak berumur 13 tahun yang belum mengerti apa-apa. Tapi semua orang percaya dan Robbie akhirnya dipenjara. Selain ibu Robbie, hanya Cecilia yang percaya bahwa Robbie tak bersalah, sejak itu hubungan Cecilia dengan Briony memburuk.
Nasib Robbie yang seharusnya punya masa depan cemerlang, akhirnya malah dipenjara. Kemudian ia ditawarkan menjadi tentara kelas bawah atau tetap dipenjara. Robbie memilih jadi tentara. Cecilia dilain pihak menjadi perawat. Mereka bertemu sebelum Robbie berangkat kemedan perang. Mereka sepakat untuk menikah jika perang berakhir.
Begitu tumbuh remaja dan mulai paham bahwa ia telah membuat kesalahan fatal, Briony akhirnya melakukan suatu permohonan ampun, bukan pada Cecilia dan Robbie, karena ia tak berani menampakkan muka pada mereka, tapi sebuah penembusan dosa dengan cara membuang cita-citanya masuk universitas Cambridge dan menjadi perawat tentara. Mungkin ini caranya untuk minta maaf pada Robbie yang juga tentara. Kemudian untuk kakaknya, Briony menulis novel biography tentang Cecilia dan Robbie dengan happy ending.
Atonement diangkat dari novel karya Ian McEwan, yang merupakan sebuah novel yang sangat unik. Novel tersebut mengusung pola cerita novel dalam novel. Cerita bertimpal balik antara novel yang ditulis Ian McEwan dengan novel yang ditulis oleh karakter didalam novelnya tersebut. Membingungkan? Tidak, malah sangat menarik. Novel ini bahkan dianggap kritikus sebagai satu dari sedikit novel terbaik yang pernah ada.
Itu novelnya tapi bagaimana dengan filmnya yang disutradarai oleh Joe Wright? Pola novel-dalam-novel merupakan suatu hal yang sulit untuk ditransfer ke film. Penyutradaraan Joe Wright cukup menarik dan visualisasinya sangat eye catching. Tapi pada storytelling sangat terlihat ia kesulitan memasukkan pola novel-dalam-novel kefilmnya. Hasilnya membuat cerita difilm menjadi lemah. Aku tak baca novelnya, hanya baca synopsis dan catatan tentang novelnya diwikipedia, tapi dengan begitu aku jadi ngerti potensi kekuatan cerita dinovel dan apa yang kurang pada filmnya. Overall, Atonement merupakan film yang cukup menarik namun gagal dalam menggali potensi penuh novel yang diadaptasi film ini.
<< Start
< Prev
[1]
2
3
Next >
End >>
© Copyright 2007 MovieQQ . All rights reserved.